Saat Berpikir Menyerah, Lihatlah Foto-Foto ini!


20141026_153822

Puteriku, saat baca tulisan di blog ini tentu kamu sudah besar. Paling tidak, kamu bukan bayi lagi.

Saat ini, usiamu 5 bulan kurang 4 hari. Kamu mulai memperlihatkan usaha untuk meningkatkan daya kebisaanmu. Beberapa pase pembelajaran telah kamu lalui. Saat ini kamu sedang belajar merangkak.

Berkali-kali kamu naikan kaki beserta bokongmu. Berkali-kali pula gagal. Kamu terus berusaha dengan seluruh tenaga dan kemampuanmu, namun tampaknya tetap sama; kamu tidak maju merangkak. Setiap kali itu, kamu menangis.

Puteriku, lihatlah foto-fotomu ini baik-baik. Dalam foto itu kamu sedang berusaha mengambil benda yang ada di depanmu. Jaraknya tidak lebih dari 10 cm dari ujung tanganmu.

20141026_153918

Pasti kamu tidak akan ingat apa yang terjadi. Mari aku ceritakan. Bacalah dengan seksama!

Saat itu, kamu berusaha meraih benda di depanmu itu. Seperti kebiasaan di usiamu sekarang, kamu akan penasaran dan meraih benda-benda di sekitarmu. Bukan hanya kedua tangan, tapi kedua kaki dan semua badan kamu gerakkan. Namun faktanya, posisi badanmu tidak mendekati barang di hadapanmu itu. Terus. Berulang. Gagal. Nangis.

Aku, ayahmu, bisa saja langsung memberikan barang itu, kalau mau. Kamu tidak perlu menangis kesal. Kamu tidak perlu membenturkan kepalamu karena jengkel. Untukku -ayahmu- Berhenti menangismu tidak lebih berharga dibanding usaha-usaha dan gagal-gagal mu.

Saat ini, kamu tidak meraihnya. Esok, lusa dan beberapa minggu ke depan kamu bukan hanya meraihnya. Bukan hanya benda itu saja, tapi semua benda yang ada di hadapanmu. Bukan saja tentang ‘meraih benda’, tapi kamu pasti akan meraih hasil dari usaha dan gagalmu saat ini. Tidak lama lagi, kamu bisa merangkak. Dengan mudah dan tertawa.

Setelah itu bagaimana? Kamu akan berusaha lagi untuk kebisaanmu berikutnya. Kemungkinan besar kamu akan mengalami kegagalan di awal usahamu. Kamupun akan meraih kebisaan-kebisaan yang lainnya.

Lihat lagi foto-fotomu!

20141026_153702

Apa yang kamu pikirkan sekarang, untuk meraih benda di depanmu itu? Kamu akan mengandalkan orang lain untuk memberikannya ke tanganmu atau mengusahakannya sendiri walaupun peluang kegagalan menganga lebar?

Kamu yang menjadi tuan atas dirimu sendiri. Kamu yang menentukan. Pilihan pertama tampak menyenangkan. Namun, bagi seorang visioner, tentu akan memilih yang kedua.

Satu hal harus kamu ingat; “bersama peluang kegagalan selalu hadir peluang kesuksesan”.

Tawau, 26 Oktober 2014

One response to “Saat Berpikir Menyerah, Lihatlah Foto-Foto ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s