Spirit Ihrom dari Miqot


Rukun pertama yang harus dilalui oleh jamaah haji adalah ihrom dari miqot (makani).

Ihrom adalah bentuk masdar (gerund) dari kata kerja Ahroma-yuhrimu, yang artinya mengharamkan. Dengan ihrom, seorang muslim mengharamkan beberapa hal yang sebelumnya halal. Mengharamkan bercumbu rayu antara suami-istri, menikah & menikahkan, memakai wangi-wangian, memakai minyak rambut, mencukur & mencabut rambut, berburu binatang dan memotong tanaman di tanah suci. Seorang yang berihrom, dengan penuh kesadaran dan keimanan bersedia menjauhi semua hal-hal tersebut demi satu tujuan; bertemu Allah.

Saat ihrom dari miqot tersebut, seseorang (laki-laki) harus menanggalkan pakaiannya, diganti dengan dua lembar kain tak berjahit.

Kenapa dengan pakaian? Pakaian alat untuk menutupi kekurangan seseorang. Pakaian adalah alat untuk menutupi kepribadian sang pemakai. Pakaian adalah media untuk menutupi karakter sang pemakai.

Pakaian adalah simbol pola, kesukaan, status, kehormatan dan kemuliaan. Pakaian membuat perbedaan antara para pemakainya (manusia). Perbedaan antara manusia melahirkan sebuah diskriminasi. Bahkan lahirlah konsep “aku” lebih dominan, bukan “kita”. “Aku” digunakan dalam kontek “kelas ku”, “suku ku”, “bangsa ku”, “kelompok ku” atau “keluarga ku”. Bukan “aku” sebagai manusia.

Ihrom dari miqot mengajarkan kita dua hal: 1. Dalam hidup ini, Allah adalah lebih utama dan lebih penting dari apapun. Untuk Allah kita tentu dengan senang hati melakukan yang disukaiNya. Apalagi menjauhi yang Allah tidak sukai. 2. Allah mengingatkan manusia untuk memperlakukan sesamanya dengan baik. Memperlakukan manusia yang lain tidak berdasar warna kulit, kesukuan, kewarganegaraan, dan bahkan keyakinan.

Tidak sedikit jamaah haji yang tidak sadar dengan spirit Ihrom dari miqot ini. Banyak jamaah haji yang lupa dengan perintah Allah tentang hal ini. Di tempat suci ‘rumah Allah’, mereka tetap memakai pakaian kesombongan dan keangkuhannya. Di saat seharusnya ‘bertemu Allah’ mereka lebih senang bercengkrama dengan dunianya.

Kita? Semoga Allah melindungi kita!

One response to “Spirit Ihrom dari Miqot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s