Kabar Gembira


Malam ini adalah sebuah anugerah bagiku. Aku tidak bermaksud mengatakan bahwa malam lain bukan anugerah. Di malam lain anugerah yang Allah berikan dalam bentuk yang lain. Malam ini Allah menjawab do’aku yang satu. Dengan jawabannya, kehawatiran beberapa bulan terakhir ini terobati. Bukan tentang aku ataupun kekasihku. Aku paham betul saat suara-suara sumbang itu terdengar tidak nyaman di telinga dan hati. Kesal dan sakit hati dua rasa yang bisa ku deteksi. Namun, untuk ku, itu bukanlah apa-apa dibanding kehawatiranku terhadap istriku; aku sangat khawatir suara-suara sumbang itu mengiris-iris hati kekasihku.

Tasbih, tahmid dan takbir rasanya tidak cukup untuk mengungkapkan rasa syukurku kepada Allah. Sujud syukurpun sangatlah tidak sepadan dengan nikmatnya ini. Aku malah tersadarkan betapa diriku bukanlah orang sabar, diri yang masih selalu mengeluh dan mengesah. Lebih-lebih air mata menghalangi setiap gerak hurup yang melewati kerongkongan. Semoga saja air mata itu memintakan ampunan untuk ku; aku sadar bahwa aku tidak layak mendapatkan anugerah Allah, namun aku tidak akan mampu menerima abaian dan adzab Nya.

Malam ini istriku melakukan tes urine nya yang kedua. sebagai konfirmasi atas hasil tes dua hari sebelumnya. Seperti biasa aku selalu hampir tidak siap mendengar hasilnya. Aku khawatir aku kecewa, namun lebih hawatir lagi mengetahui perasaan istriku. “Bagaimana cinta?” tanyaku. Sambil aku menjerit di hati, semoga Allah memberikan kabar gembira untuk istriku. “Coba kira-kira apa?” dia balik tanya. Aku tidak pernah mau menerka-nerka lagi, karena sering kali dan selalu tebakanku salah. Mungkin karena itu bukanlah tebakan, melainkan harapan. “Apa hasilnya bunda?” tanyaku sambil aku menyelidik air muka istriku. “ini lihat saja, Han!”, sambil memberikan sebuah alat uji yang ia telah gunakan. “Sama dengan kemarin, bahkan sekarang lebih jelas” terangnya, sambil menunjukan dua garis merah pada alat tersebut; Positif.

Allah telah merencanakan dengan sangat matang dan memberikannya pada saat yang sangat tepat; tidak terlambat dan tidak terlalu cepat.

Bongalio, 26 September 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s