Aku Cinta Kamu, Aku Tinggalkan Ibuku


Terjadi sebuah perbincangan antara sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta

Laki-laki: “aku sungguh cinta kamu!”

Perempuan: “seperti apa kesungguhan cinta kamu itu?”

Laki-laki: “kecintaanku kepada mu melebihi cintaku pada diriku sendiri, jadi aku harap kamu mau menjadi istriku”.

Perempuan: “aku pun ingin menjadi istrimu, namun aku ingin tanya lagi. Aku ingin tahu sejauh mana kesungguhan cintamu”.

Laki-laki: “apa itu?”

perempuan: “kalau kamu memang sungguh cinta aku, seandainya kamu diberi pilihan untuk memilih antara aku atau ibu mu. kamu akan pilih aku atau ibumu?”

Laki-laki: “ini pilihan yang sangat sulit, tapi karena kesungguhan cintaku pada mu, maka aku akan pilih kamu”

Perempuan: “Jadi kamu akan meninggalkan ibu mu?”

Laki-laki: “ya, ini bukti kesungguhan cintaku padamu. jadi aku harap kamu mau menjadi istriku”.

Perempuan: “ketika mendengar kamu sungguh-sungguh mencintaiku aku senang bukan kepalang dan ingin menjadi istrimu, karena kamu kan menjadi suami yang bertanggung jawab dan menyayangi aku, tapi ketika kamu jawab kamu akan pilih aku dengan meninggalkan ibu mu, Aku tidak lagi mau menjadi istrimu”.

Laki-laki: “kenapa begitu?”

Perempuan: “kepada ibumu sendiri yang cinta dan sayangnya tidak pernah diragukan lagi, kamu rela meninggalkan dia demi cinta yang menggebu saat ini, aku takut suatu saat kamu akan meninggalkan aku demi sebuah cinta kepada orang lain”.

di kembangkan dari “Cinta yang Terlambat” Dr. Ikram Abidi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s