Curhatku Hari Ini (28/03/12)


(AKU: wanita biasa yang selalu ingin menjadi luarr biasa bagimu)

2 tahun 4 bulan sudah kita menikah, dan
selama itu pula kita selalu saja berpisah jarak…
selama itu pula kita lebih sering berkomunikasi via HP
selama itu pula aku selalu memendam rindu luarrr biasa
selama itu pula aku memendam harapan besar untuk segera bersamamu
selama itu pula aku merasa resah bila sebentar saja kau tak bisa kuhubungi…
selama itu pula aku selalu mengkhawatirkan keadaanmu…

tetapi kenapa kita begitu berbeda…?? kenapa…???

kenapa aku memiliki rindu yang begitu luarrr biasa?
kenapa aku selalu begitu mengkhawatirkanmu?
kenapa aku begitu resah bila tak mendengar kabarmu?
kenapa aku begitu gelisah melewati hari-hariku tanpamu
kenapa aku begitu sedih melewati beberapa jam saja tanpa tahu bagaimana keadaanmu?

lantas,
kenapa kamu begitu tenang tanpa HP, dan tanpa tahu bagaimana aku…?
kenapa suamiku?
kenapa kita begitu berbeda?

dalam sedihku sepanjang hari ini, aku menimbang-nimbang
bagaimana seharusnya bersikap ketika kamu telah mengaktifkan hp dan menelponku, ingin sekali aku marah dan menyatakan kekecewaanku, mengapa kamu tidak memberikan kabar, tidak ada singal kah? tiada batrekah? benar-benar tiada carakah untuk mengabariku…?
ingin sekali aku marah kenapa kita berbeda?
ingin sekali aku marah kenapa rasamu tak sama dengan rasaku??

tetapi beberapa kali aku berfikir, haruskah aku marah? haruskah aku menangis?

padahal marahku selama ini takkan pernah menyelesaikan masalah, marah ku akan melahirkan marahmu, tangis dan kekecewaankupun akan hanya membuat kau berlari lebih jauh dari ku…

suamiku kapanpun membaca ini, telpon lah aku, bagaimanapun rasa dan duka ku, aku takkan marah padamu, itulah keputusanku hari ini. biarlah perjalanan panjang kerinduanku menjadi sebuah anugerah Tuhan bagiku yang masih bisa kurasakan…

hon2 call me please…
I miss u so much!

One response to “Curhatku Hari Ini (28/03/12)

  1. Jarak adalah makhlukMu
    Waktu adalah makhlukMu
    Pintaku Wahai Dzat pemilik jarak dan waktu
    Tundukkanlah jarak untuk kami
    Hadiahkanlah waktu untuk kami
    Dengan mereka kami ingin menghambakan diri kami dalam sebuah kesatuan
    Engkau Maha Tahu, Engkau Maha Memberi

    Dalam rindu, khawatir, resah, dan gelisah aku tidak berbeda
    Tidak pernah, dan tidak akan akan pernah berbeda
    Hanya saja…..
    Engkau, seorang istri yang sholehah
    Engkau anugerah terindah bagiku, membuatku tidak bisa berpaling
    Aku, masih belajar dan berusaha untuk menjadi baik
    Aku, masih belajar menjadi suami yang engkau banggakan
    Maafkan aku, bantu aku untuk menyelesaikan belajarku

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s